Skip to content

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size default color green color orange color
Advertisement
Home arrow Tips Browsing arrow Homeschooling dengan Metode Montessori
29 May
Homeschooling dengan Metode Montessori PDF Print E-mail
Written by Abu Izza   
Tuesday, 29 May 2007

Sejarah Metode Montessori
-------------------------

Berasal dari foundernya yang bernama Maria Montessori, seorang psikolog dari italia yang menemukan sebuah metode yang membuat anak-anak supaya dapat belajar dan mengajari diri mereka sendiri.

Intinya metode ini adalah supaya anak-anak dapat mencari ilmu pengetahuan sendiri. Hal ini tentu saja bertolak belakang dengan pendidikan yang selama ini ditemui di lingkungan kita, dimana seorang anak memperoleh sebuah pengetahuan tentang sesuatu hal dari seorang guru. Metodenya pun tidak mengajarkan mereka tentang bagaimana sih sebenarnya ilmu tersebut, tapi lebih sekedar direct transfer tanpa pernah ada pembelajaran yang akan membuat si anak tergugah untuk menggali pengetahuan itu menjadi lebih dalam.

"You don’t teach the kids calculus or the law of gravity, you teach them how to teach themselves"

 

Anak-anak yang belajar dengan metode ini, memungkinkan mereka untuk bagaimana supaya belajar secara mandiri dengan memanfaatkan kelima inderanya dengan optimal. Proses belajar bagi mereka pada akhirnya adalah sebuah proses inovasi, penyelidikan, serta kegiatan yang mereka cintai serta dikerjakan dengan sepenuh hati. Coba bandingkan saja dengan anak-anak sekarang yang dengan resah gelisah mempelajari banyak hal di sekolah namun sangat sedikit yang bisa dinikmati dan diimplementasikan secara langsung.

Kurikulum yang Menyesatkan
--------------------------
Negeri kita (terutama anak-anak), sudah terlalu sering dijadikan kelinci percobaan oleh para petinggi pendidikan negeri ini dengan segala macam kurikulum yang berubah setiap tahun. Entah apakah ada kepentingan secara politis maupun ekonomis, yang jelas hal tersebut sangat tidak efisien dan merupakan pemborosan tingkat tinggi.

Bayangkan saja, orang tua bahkan tidak bisa mewariskan buku dari tahun2 sebelumnya. Padahal isinya bisa jadi tidak banyak berubah. Kurikulum hanya menjadi produk komersial supaya penerbit mempunyai legalitas untuk menerbitkan buku baru yang harus dibeli oleh anak-anak.

Menurut hemat saya, kurikulum itu hendaknya disesuaikan dengan minat dan keinginan anak. Seorang anak pada dasarnya adalah "spesial one". Yang harus kita arahkan adalah bagaimana sang anak dapat ditemukan dengan komunitas yang tepat, berkumpul dengan mereka-mereka yang memiliki minat yang sama, sehingga mereka dapat saling bertukar pikiran dan pengalaman.

Masalah Sosialisasi
-------------------

Seringkali kita dipertanyakan dengan soal ini, "bagaimana dengan sosialisasi anak kita?"
Kita terjebak pada pengertian sosialisasi bahwa seorang anak HARUS bergaul dengan teman-teman mereka yang sebaya. No..no..no! tidak demikian pengertiannya...
Akan tetapi sosialisasi bermakna anak-anak memiliki kemampuan diri untuk berhadapan langsung dengan lingkungan sosial yang memiliki keanekaragaman karakteristik usia, mulai dari yang tua, muda hingga bagaimana mereka dapat menyelami perasaan emosional orang lain.

Dalam metode montessori ini, seorang anak memang tidak ditempatkan di kelas-kelas khusus yang dibagi-bagi berdasarkan jenjang usia. Tapi mereka berada di kelas dimana mereka bisa dapat saling berbagi, saling belajar tentang hal-hal yang mereka sukai bersama-sama. Dan lihatlah secara alamiah pada dasarnya anak-anak sejak bayi berumur satu bulanpun mereka sudah sangat sering berinteraksi dengan orang-orang yang sudah dewasa, lalu kenapa kita harus mengkotak-kotakkan mereka?? (it's a big question to answer).

Waktu Belajar
-------------
Rasulullah bersabda : "Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang lahat" (hadits riwayat siapa ya..? ayo cari)

Metode ini adalah pengejawantahan hadits tersebut 1300 tahun sebelum montessori menerapkannya pada anak-anak.

Anak-anak pada dasarnya melakukan proses belajar selama-lamanya hingga mereka meninggal. Karenanya perlu dibangun sebuah lingkungan dimana si anak selalu dalam kondisi dia akan selalu termotivasi untuk melakukan pembelajaran tentang apa yang mereka sukai, serta sebagai orang tua memberikan gambaran kenapa mereka harus mempelajari hal tersebut. Pemaksaan materi pelajaran hanya akan membuat mereka menjadi jengah, bosan dan akhirnya melupakan semuanya.

Maria Montesorri percaya bahwa usia 0-6 dari hidup anak adalah masa yang sangat penting karena di saat itu anak mempunyai absorbent mind, otak yang siap belajar dan menyerap ilmu

Orangtua yang telah melakukan homeschoolingpun banyak yang tidak percaya bahwa apabila kita sebagai orang tua menciptakan lingkungan dimana anak bisa tumbuh menjadi "independent learner" maka ujian macam apapun juga dari dalam atau luar negeri tidak akan menjadi kendala. Orangtua yang hanya menganggap ujian dan ijasah sebagai hal terpenting melupakan banyak hal yang seharusnya lebih penting ditanamkan misalnya, tanggung jawab, determinasi, persistensi dalam berkarya, sikap tidak menyerah, percaya diri, mampu menerima kegagalan, bangkit dari depresi, dll. Orangtua yang hanya menanamkan bahwa ijasah adalah satu satunya tujuan pembelajaran akan memangkas segala potensi yang dimiliki anak dan menghapus cakrawala berpikir mereka.

Abu Izza

Last Updated ( Tuesday, 29 May 2007 )
 
< Prev

Support Hotline

Anda merasa dikecewakan oleh pelayanan petugas kami?
Kirimkan pesan, saran atau keluhan anda disini
 LAPORKAN KE MANAGEMENT
Yahoo! Messenger

Top Authors

angga: 30 Articles
Administrator: 23 Articles
sipelaut: 23 Articles
Topx: 20 Articles
Aan: 3 Articles
Agus Mulia Priyatna: 3 Articles
Rais: 3 Articles
Aryo: 1 Articles
Ulin: 1 Articles

MultiSitesSearch Module

Lomba Desain Layout Friendster

Image

Lomba Menghias Layout Friendster

Untuk memperingati Dirgahayu Kemerdekaan HUT RI yang ke 63, Intersat mengajak teman-teman semua untuk ikut meramaikan Peringatan tersebut.

Dan bagi kalian yang memenuhi kategori desain yang paling bagus, menarik, informatif, Intersat menyediakan berbagai macam souvenir diantaranya:

  1. Kaos Intersat
  2. MUG Intersat
  3. Topi Intersat
  4. Sticker
  5. Voucher Akses Gratis
  6. dll

Untuk dapat mengikuti event ini, silakan kirim email:

Tujuan: This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Subject: Lomba Menghias Friendster di Intersat

Isi: Link / URL address friendster anda (misal: http://profiles.friendster.com/10144091)

Syarat untuk dapat mengikut event ini adalah dengan menambahkan script dibawah ini yang berwarna merah kedalam profile "About Me"

<a href="http://www.wintersat.com"><img src="http://www.wintersat.com/intersat-merdeka.gif" height="100" width="400"></a>

Image 

Sehingga profile kamu akan terlihat seperti ini:

Image 

 

 

Top

Alexa